Beristighfar dan Bertaubat
Beristighfar dengan lisan, dimasukkan ke dalam hati dan dilakukan dengan perbuatan adalah istighfar yang di maksud, sebab jika kita telah beristighfar dengan lisan tapi masih melakukan pekerjaan dosa dan hatinya masih suka berarti dia tergolong istighfar yang dusta/membohongi Allah. Istighfar tersebut akan sia-sia dan tidak membawa faedah sama sekali. Selaku manusia, siapapun orangnya pasti pernah melakukan perbuatan dosa, kecuali orang yang dirahmati Allah SWT, baik itu dosa kecil ataupun dosa besar. Yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Allah SWT dengan sifat-Nya yang maha pengampun, sangat gembira dengan kembalinya seorang anak manusia dari gelimang dosa menuju jalan yang lurus, di atas petunjuk-petunjuk-Nya, tanpa memandang sebesar apapun dosa yang pernah ia lakukan. Allah berfirman : "Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. S...