Posts

Showing posts with the label Pendidikan Agama Islam

Beristighfar dan Bertaubat

Beristighfar dengan lisan, dimasukkan ke dalam hati dan dilakukan dengan perbuatan adalah istighfar yang di maksud,  sebab jika kita telah beristighfar dengan lisan tapi masih melakukan pekerjaan dosa dan hatinya masih suka berarti dia tergolong istighfar yang dusta/membohongi Allah. Istighfar tersebut akan sia-sia dan tidak membawa faedah sama sekali. Selaku manusia, siapapun orangnya pasti pernah melakukan perbuatan dosa, kecuali orang yang dirahmati Allah SWT, baik itu dosa kecil ataupun dosa besar. Yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Allah SWT dengan sifat-Nya yang maha pengampun, sangat gembira dengan kembalinya seorang anak manusia dari gelimang dosa menuju jalan yang lurus, di atas petunjuk-petunjuk-Nya, tanpa memandang sebesar apapun dosa yang pernah ia lakukan. Allah berfirman : "Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. S...

Cara mengobati penyakit hati

Penyakit hati ada bermacam-macam jenisnya. Ada iri hati, dengki, sombong, de el el. Nah, obatnya juga ada kok. Cara mengobatinya juga gampang, gak pake ribet. Beneran deh Caranya yang pertama dan yang paling utama tergantung ada tidaknya NIAT pada diri kita untuk mengobatinya. Cara selanjutnya kita harus gini nih: Selalu  mengingat Allah. Mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh- Nya. Tilawah dan tadabbur Al-Qur'an. Berpuasa sunah. Berteman dengan orang-orang yang hatinya baik. Tidak banyak bicara. Menjaga emosi dan nafsu. Kalau udah ada itu semua pada diri kita, dijamin penyakit hati bakalan minggat. Percaya deh Oke! Selamat mencoba, semoga berhasil, dan semoga postingan ini bermanfaat serta mendapat barakah. Aamiin . . Kontribusi oleh @hidayatipsb # duniajilbab 

Memohon ampun (istighfar) dan bertaubat

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kepada Allah Subhanahu SWT yang telah memberikan kepada kita nikmat yang begitu banyak, dimana saking banyaknya nikmat yang Dia berikan, kalau seandainya kita mau menghitungnya satu persatu, niscaya kita tidak akan sanggup menghitungnya. Shalawat dan salam kita sampaikan kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti Sunnahnya sampai hari Kiamat. Beristighfar dengan lisan, dimasukkan ke dalam hati dan dilakukan dengan perbuatan adalah istighfar yang di maksud,  sebab jika kita telah beristighfar dengan lisan tapi masih melakukan pekerjaan dosa dan hatinya masih suka berarti dia tergolong istighfar yang dusta/membohongi Allah. Istighfar tersebut akan sia-sia dan tidak membawa faedah sama sekali. Selaku manusia, siapapun orangnya pasti pernah melakukan perbuatan dosa, kecuali orang yang dirahmati Allah SWT, baik itu dosa kecil ataupun dosa bes...

Iman kepada Rasul-rasul Allah

Pengertian  beriman  kepada  para  rasul  dapat  diketahui  melalui  dua  pengertian ,  yakni ;  pengertian  menurut   bahasa dan pengertian menurut istilah . a.Pengertian menurut bahasa, rasul berarti sebutan dari utusan Allah. Dapat juga diartikan sebagai seseorang  yang mengikuti berita-berita yang mengutusnya. b.Pengertian menurut istilah, berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah swt.telah mengutus manusia  laki-laki terpilih yang diberi wahyu oleh Allah swt. dan wahyu tersebut harus disampaikan kepada umatnya sebagai pedoman dan petunjuk hidup, agar hidupnya selamat dari dunia hingga kelak di akhirat. Cara beriman kepada para rasul   Agar beriman kepada para rasul dapat mendatangkan buah yang sangat bermanfaat terhadap kehidupan   manusia di dunia dan di akhirat , maka beriman kepada para rasul harus dilakukan dengan benar . a. Meyakini...

Keteladanan Rasulullah SAW. Dalam Membina Umat Periode Madinah

     Selama 13 tahun Nabi Muhammad saw. berdakwah di Mekkah, beliau tetap mengalami kendala dan hambatan, maka beliau memutuskan hijrah ke Madinah. Ada beberapa langkah yang diambil beliau ketika tiba di Madinah yaitu: 1. Menata persatuan umat Islam 2. Menata bidang politik dan pemerintahan 3. Menata persatuan warga bangsa Madinah 4. Menata kebebasan sikap toleransi 5. Membangun bidang ekonomi dan perdagangan      Langkah-langkah itu diambil Rasulullah saw. sesaat setelah Rasulullah saw. tiba di Madinah dan disambut para sahabat, baik dari golongan Ansar yang sudah lama merindukan seorang pemimpin yang jujur dan adil, maupun oleh golongan Muhajirin.      Sepanjang sejarah perjuangan Rasulullah saw. dan para sahabat di Madinah tercatat beberapa kali peperangan besar antara kaum muslimin dengan kaum kafir Quraisy, kaum Yahudi Madinah: 1.  Perang Badar      Perang Badar terjadi pada tanggal 17 Ramadan tahun ke-2 Hijr...

Keteladanan Rasulullah dalam Membina Umat Periode Mekkah

     Menjelang usia 40 tahun, Rasulullah saw. sering berkhalwat di Gua Hira untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT. mengenai cara memperbaiki keadaan bangsa Arab yang pada saat itu sedang mengalami kehancuran. Kegiatan berkhalwat tersebut selalu dilakukan oleh Nabi Muhammad saw. di Gua Hira selama berhari-hari. Hingga pada suatu saat, ketika beliau berkhalwat lebih dari satu bulan lamanya, tepat pada tanggal 17 Ramadhan tahun 610 Masehi, datanglah Malaikat Jibril kepada Rasulullah saw. didalam Gua Hira untuk menyampaikan wahyu pertama, yaitu surat Al-'Alaq ayat 1-5 yang artinya : "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu yang Maha Mulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena, Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."      Setelah turun wahyu tersebut, Rasulullah saw. merasa kebingungan tentang apa yang harus dilakukan, sebab belum ada perintah yang jelas t...